HAL YANG AKAN TERJADI PADA TUBUH JIKA JARANG BEROLAHRAGA



AGEN JUDI TOGEL TERPERCAYA DAN PASTI BAYAR - Manfaat olahraga lebih dari sekadar untuk menurunkan berat badan. Olahraga ringan yang dilakukan secara konsisten akan menjadi investasi yang sangat dibutuhkan sebagai penunjang kesehatan fisik dan mental.

Saking pentingnya, tubuh akan mengeluarkan sinyal khusus kalau Kamu sudah terlalu lama tidak berolahraga. Wah, kira-kira apa saja ya? Yuk, telusuri faktanya satu per satu! Sebagaimana dirangkum dari berbagai sumber, inilah 7 tanda yang kerap muncul jika Kamu jarang berolahraga.

-Pegal dan Nyeri Punggung

Nyeri punggung bawah sering disebabkan oleh postur tubuh yang buruk atau fisik yang lemah, akibat kurangnya berolahraga. Menurut sebuah ulasan yang diterbitkan dalam jurnal JAMA Internal Medicine, semua jenis olahraga, baik latihan kekuatan fisik, aerobik, ataupun latihan peregangan, dapat membantu mengurangi risiko nyeri punggung bawah sebesar 25-40%.

Karena itu, curigalah jika Kamu kerap merasa pegal-pegal, padahal rutinitas keseharianmu tidak intens. Ini bisa jadi tanda Kamu kurang berolahraga. Kamu justru keliru jika menunda untuk berolahraga saat rasa nyeri ini muncul. Dengan berolahraga, persendian akan rileks dan darah pun mengalir lebih lancar ke seluruh bagian tubuh. Ini akan membuat rasa pegal ikut berkurang.

Olahraga bahkan sangat dianjurkan lho bagi penderita rheumatoid arthritis, yaitu penyakit gangguan peradangan kronis pada sendi tangan dan kaki. Tujuannya, tak lain agar nyeri yang dirasakan mereda setelah berolahraga.

-Selalu Lesu dan Lelah

Kamu sering merasa tidak bersemangat sepanjang hari? Nah, sepertinya Kamu sudah harus berolahraga, deh! Riset menunjukkan bahwa olahraga teratur dengan intensitas rendah dapat membantu meningkatkan energi. Kesimpulan ini hampir serupa dengan alasan mengapa olahraga baik untuk mengusir rasa nyeri dan linu.

Jika tubuhmu mengalami kram otot atau kelelahan akibat stres dan kurang energi, maka dengan berolahraga Kamu dapat membantu mengusir kantuk, mengendurkan otot-otot yang tegang, dan lebih termotivasi untuk beraktivitas sepanjang hari, saran pelatih kesehatan terkemuka, Isadora Baum, CHC., sebagaimana dilansir dari Simple Most.

Menurut sebuah penelitian dari Universitas Georgia, dengan berjalan kaki selama 20 menit dan latihan aerobik intensitas sedang sebanyak 3 kali seminggu secara rutin, Kamu bisa meningkatkan energi hingga 20%. Hasil riset ini menunjukan bahwa olahraga yang teratur akan berpengaruh langsung pada sistem saraf pusat untuk memerangi kelelahan hingga 65%.

Kenapa bisa demikian? Hal ini dikarenakan olahraga yang teratur akan meningkatkan fungsi sistem kardiovaskular, sehingga Kamu berpeluang untuk memiliki daya tahan lebih besar sepanjang hari. Semakin sering berolahraga, semakin meningkat pula jumlah mitokondria, yaitu bagian tubuh yang memproduksi energi dalam sel. Tubuh pun memiliki cadangan energi yang lebih besar, sehingga Kamu tak cepat lelah.

-Terus-menerus Merasa Lapar

Kenapa nafsu makan yang terus-menerus muncul secara berlebihan, sering dikaitkan dengan minimnya aktivitas olahraga? Tubuh yang lelah dan tidak aktif berolahraga justru menghasilkan lebih banyak hormon ghrelin atau hormon yang mencetuskan rasa lapar. Akibatnya, Kamu cenderung makan lebih banyak, papar pelatih pribadi bersertifikat dan pelatih kebugaran, Amanda L. Dale, M.Ed., MA. Olahraga merupakan satu-satunya penekan nafsu makan terbaik.

Faktanya, orang yang berolahraga secara rutin jarang merasa lapar, sehingga pola makannya pun lebih teratur, imbuh Dale.

-Perubahan Suasana Hati yang Buruk

Olahraga sangat berperan besar terhadap perubahan mood. Masih mengutip Amanda, Olahraga telah terbukti sangat efektif dalam memerangi depresi tingkat rendah dan mengobati kasus depresi yang parah. Jika Kamu merasa sedih, marah, atau takut tanpa alasan yang jelas, maka kurangnya aktivitas olahraga bisa menjadi penyebabnya.

Sebagaimana kita ketahui, olahraga meningkatkan endorfin, yaitu zat kimia di otak yang menghasilkan perasaan euforia. Olahraga juga dapat menstimulasi pelepasan neurotransmiter, seperti dopamin, yang dapat mencetuskan perasaan senang dalam diri, serta serotonin yang berperan besar untuk menentukan suasana hati. Tak heran, dengan rutin berolahraga Kamu pun mudah merasa senang dan lebih tenang.

-Sulit Tidur

Jika Kamu sering terjaga di malam hari, ada baiknya Kamu mulai lebih sering berolahraga. Orang yang berolahraga tertidur lebih cepat dan kualitas tidurnya lebih baik daripada orang yang tidak berolahraga, kata pelatih pribadi bersertifikat, Jeff Miller.

Studi yang dilakukan oleh Universitas Northwestern, Illinois, Amerika Serikat, menunjukkan bahwa orang yang berolahraga selama 30-40 menit sebanyak 4 kali seminggu, tidak hanya memiliki waktu istirahat yang lebih berkualitas, melainkan juga memiliki peningkatan kondisi kesehatan jantung 75% lebih baik.

Olahraga merupakan obat terbaik untuk mengusir insomnia dan mengembalikan ritme sirkadian yang menentukan siklus tidur seseorang, agar kembali segar di pagi hari,  ungkap Kathryn Reid, PhD., selaku pimpinan riset dari Jurusan Neurobiologi dan Fisiologi Universitas Northwestern.

-Sulit Buang Air Besar

Meski sukar dipercaya, faktanya sembelit yang berkepanjangan bisa jadi merupakan pertanda Kamu jarang berolahraga. Kurang gerak dan minimnya asupan serat dapat berpengaruh pada fungsi usus. Sebaliknya, dengan tetap aktif berolahraga, sistem saluran pencernaan akan lebih teratur dan lancar, kata Isadora.

-Terjadi Peningkatan Berat Badan

Tanda yang satu ini tentunya paling sulit untuk dihiraukan. Hasil penelitian yang dilakukan oleh sebuah jurnal medis PLOS One pada tahun 2016 terhadap sejumlah atlet taekwondo melaporkan, atlet yang tidak berolahraga selama 8 minggu mengalami peningkatan lemak tubuh sebanyak 21,3%, peningkatan berat badan 2,12%, serta mengalami penurunan massa otot.

Sementara menurut studi yang dimuat dalam Journal of Strength and Conditioning Research tahun 2012, atlet profesional yang berhenti latihan selama 5 minggu dapat mengalami peningkatan lemak tubuh sebanyak 12%.


Nah, kalau kalian termasuk tipe orang yang menghindari olahraga atau justru rutin melakukannya? Apapun itu, tidak ada kata terlambat untuk mulai menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehat. Pilihlah olahraga yang Kamu sukai dan memungkinkan untuk dijalani secara konsisten. Lambat laun, Kamu pasti mendapatkan manfaat positifnya.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.