BUAH DAN SAYUR YANG MEMILIKI KADAR SERAT TERTINGGI



AGEN JUDI TOGEL TERPERCAYA DAN PASTI BAYAR - Semua orang tentu sudah mengetahui baiknya manfaat serat untuk tubuh. Di antaranya serat membantu menjaga sistem pencernaan tetap teratur dan membuat Kamu merasa kenyang lebih lama. Bahkan, serat juga dapat menurunkan kolesterol jahat.

Menurut Alexandra Caspero, R.D., pakar gizi dan pangan yang mengembangkan situs info nutrisi Delish Knowledge, Diet serat tinggi akan menurunkan risiko kanker usus besar. Sayangnya, masih banyak di antara kita yang sangat sedikit mengonsumsi buah atau sayur.

Namun , bukan berarti Kamu harus mengonsumsi buah-buahan dan sayuran dalam jumlah berlebihan. Terlalu banyak serat pun tidak baik. Misalnya, hingga mencapai 50 gr serat dalam sehari. Ini justru bisa mencetuskan kembung dan diare. Jumlah yang dianjurkan adalah sekitar 30 gr buah atau sayur dalam sehari. Dan jangan lupa, imbangi asupan serat dengan kebiasaan minum setidaknya 8 gelas air putih setiap hari.

Lalu, kira-kira varian buah dan sayur apa saja yang direkomendasikan untuk meningkatkan kadar serat dalam tubuh? Inilah sumber vitamin dan mineral yang memiliki lebih dari 4,4 gr serat yang terkandung dalam buah apel.

1. Alpukat



Dalam separuh buah alpukat, Kamu bsa mendapatkan 6,75 gr manfaat serat. Artinya, untuk setiap buahnya, Kamu bisa mendapatkan 13,59 gr serat, lho! Pilihan penyajian menu dengan alpukat pun beragam. Kamu bisa mengonsumsinya langsung atau dicampurkan ke dalam salad. Alpukat juga bisa dijadikan alternatif selai sehat yang enak. Caranya, tumbuklah buah alpukat. Ambil selembar roti gandum, lalu oleskan alpukat di atas permukaan roti. Camilanmu pun jadi lebih dehat, deh!

2. Pir



Satu buah pir berukuran sedang mengandung 5,5 gr serat. Buah yang sering dijuluki sebagai ‘sepupu’ apel ini juga memiliki sejumlah khasiat luar biasa, lho. Berikut di antaranya.

-Menurunkan berat badan. Buah dengan jumlah kalori yang rendah ini akan membuatmu kenyang lebih lama.

-Mencegah sembelit dan masalah pencernaan. Satu butir pir memenuhi sekitar 24% kebutuhan buah sehari-hari. Jadi, lengkapi menu diet harianmu dengan pir, ya.

-Mencegah kanker. Vitamin A dan C dalam pir merupakan antioksidan yang baik untuk melawan radikal bebas dalam tubuh, sehingga dapat menurunkan risiko kanker.

-Memerangi penyakit kardiovaskular. Pir sarat dengan mineral, seperti sodium dan kalium. Ini penting untuk meningkatkan sirkulasi darah dan menguatkan otot jantung.

-Mengurangi risiko kolitis. Kolitis adalah penyakit berupa peradangan usus besar yang menyebabkan gejala nyeri, radang, diare, dan perdarahan anus. Usus besar meliputi area dari caecum (tempat menempel usus buntu/appendiks), kolon ascendant, kolon transversum, kolon descendent sigmoid, rektum, dan anus. Pir dengan jumlah serat yang tinggi mampu mencegah dan juga mengatasi terjadinya kolitis. "Masalah usus besar bisa disembuhkan dalam satu minggu dengan mengonsumsi ½ kg pir segar sebelum waktu makan, sebanyak tiga kali sehari. Namun, pastikan sebelum makan buah pir, Kamu telah mengupas kulitnya," jelas dr. Anju Sood, seorang pakar nutrisi dari Banglore.

3. Varian Buah Berry



Semua orang tentu familiar dengan buah yang sering dijadikan pelengkap yoghurt beku ini. Faktanya, dalam secangkir varian buah berry, terdapat 8 gr serat.

berikut sejumlah manfaat buah berry yang bisa Kamu peroleh.

-Memiliki sifat antibakteri. Buah berry merupakan sumber antibiotik alami yang bisa menyingkirkan bakteri usus, sepsis, dan difteri dari dalam tubuh.

-Sumber vitamin C. Mengonsumsi 100 gr buah berry sama artinya dengan mendapatkan 150 mg manfaat vitamin C. Geng Sehat tentunya tahu dong ya, vitamin C sangat baik untuk mencegah influenza, sebagai antioksidan yang kuat, dan untuk mencegah risiko penyakit kardiovaskular.

-Meringankan nyeri pegal linu. Encok adalah bentuk menyakitkan dari arthritis, yang disebabkan oleh penumpukan asam urat dalam sistem tubuh. Konsumsi buah berry tiga kali sehari sebanyak 9-12 buah setiap makan untuk mengurangi rasa sakit saat encok.

-Meredakan sakit kepala. Rasa sakit kepala parah bisa disebabkan oleh adanya penyempitan pembuluh darah. Buah berry merelaksasi pembuluh darah, sehingga darah dapat mengalir normal kembali.

-Menurunkan lonjakan gula darah pada penderita diabetes. Kenaikan gula darah merupakan faktor penting yang harus selalu dipantau oleh penderita diabetes. Nah, buah yang kaya akan protein, kalsium, fosfor, zat besi, serta vitamin B ini, bisa Kamu andalkan untuk menurunkan gula darah.

4. Buncis



Terakhir, tetapi yang paling dianjurkan oleh pakar nutrisi, cobalah mengonsumsi buncis. Percaya atau tidak, rupanya dalam segenggam sayuran hijau yang satu ini, Kamu bisa memperoleh 16 gr serat. Ini artinya, sama saja seperti menghabiskan 4 buah apel, bukan? Secangkir buncis dapat memenuhi 10% kebutuhan harian asam folat dan 6% kebutuhan harian zat besi pada wanita, lho.

Berbicara tentang khasiatnya, manfaat buncis sangatlah banyak. Mulai dari untuk kesehatan anak hingga untuk kesuburan pria dan wanita. Ini rincian selengkapnya:

-Buncis mengandung banyak klorofil, yang dapat menghambat efek karsinogenik yang muncul saat memanggang daging pada suhu tinggi. Inilah sebabnya buncis sering disajikan bersamaan dengan hidangan daging panggang (steak), untuk mengurangi risiko  kanker akibat proses pemasakan.

-Selain kaya akan zat besi, buncis pun sangat direkomendasikan untuk fertilitas. Bagi Mums yang sedang mempersiapkan program hamil, jangan lewatkan konsumsi buncis dari menu diet harian, ya!

-Buncis dapat mengurangi risiko obesitas serta penyakit jantung. Kok bisa? Iya, karena buncis termasuk sayuran dengan indeks glikemik yang rendah, sehingga baik untuk program penurunan berat badan dan menurunkan risiko penyakit kardiovaskular.

-Manfaat vitamin K dalam buncis sangat baik untuk meningkatkan kalsium.

-Buncis termasuk dalam kelompok sayuran yang rendah indeks glikemiknya sehingga baik untuk diet.

-Asam folat yang terkandung dalam buncis juga berperan untuk mencegah terjadinya kelainan pembentukan tabung saraf janin dan menjaga kesehatan janin.

Selain untuk proses pembentukan janin, folat dalam buncis juga dibutuhkan untuk melawan depresi dan mencegah kelebihan homosistein dalam tubuh.

Kelebihan homosistein menjadikan nutrisi dan darah mengalami kesulitan untuk mencapai otak. Akibatnya, bisa memengaruhi produksi serotonin, dopamin, dan norepinefrin, yaitu hormon yang mendatangkan rasa nyaman, mengelola suasana hati, membangkitkan nafsu makan, serta membantumu untuk bisa tidur dengan lelap.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.