5 RITUAL MISTIS DI INDONESIA YANG MENYERAMKAN



Di era dimana teknologi sudah berkembang begitu pesat dan sebagian besar masyarakat telah menjalani kehidupan yang modern, ternyata masih ada ritual-ritual mistis yang aktif dipraktikkan di beberapa wilayah di Indonesia.

Kepercayaan atau adat istiadat yang telah dilaksanakan sejak era nenek moyang ini masih sangat populer di beberapa suku yang masih tinggal di daerah pedalaman. Penasaran ritual mistis apa saja yang ada di Indonesia? Yuk simak artikel di bawah ini, siapa tau ternyata kamu salah satu yang masih mempraktikkan ritual tersebut.

1. Ma'nene Di Sulawesi. 



Jauh masuk ke pedalaman Sulawesi, tepatnya di Tana Toraja, terdapat ritual aneh tapi nyata. Masyarakat di sini sangat menghormati para leluhurnya, bahkan walaupun mereka telah lama tiada. Setiap tiga tahun sekali, mayat leluhur mereka akan digali dan diangkat dari liang kubur, kemudian didoakan agar tenang di alam seterusnya.

Nggak berhenti sampai di sana, mayat tersebut juga dibersihkan dan dipakaikan baju, kemudian diarak keliling kampung sebelum kembali dimasukkan ke dalam peti.

Nah, percaya nggak percaya, konon mayat tersebut bisa berdiri tegak dan berjalan sendiri, lho! Kebayang nggak bagaimana rasanya kalau kamu berpapasan dengan mayat di jalan?

2. Ikipalin, Di Papua.



Di Papua, selain praktik kanibalisme yang ditujukan kepada mereka yang melanggar aturan desa, terdapat juga ritual Ikipalin atau ritual pemotongan jari. Ritual ini dilakukan khususnya oleh suku Dani. Mereka percaya bahwa ketika ada sanak saudara yang meninggal, maka keluarga tersebut akan dihantui oleh kesialan dan gangguan-gangguan mistis.

Maka dari itu, untuk menjauhkan keluarga dari kesialan, mereka harus memotong salah satu jari mereka. Ritual pemotongan jari juga menjadi tanda bahwa mereka sedang berkabung. Yang jadi pertanyaan adalah kalau sanak saudaranya yang meninggal ada lebih dari sepuluh gimana, ya?

3. Persembahan Kepala Manusia, Di Maluku.



Kalau di Papua ada ritual pemotongan jari, suku Naulu di Maluku lebih ekstrim lagi, yaitu pemotongan kepala! Mungkin kasih uang atau emas sebagai mas kawin sudah terlalu mainstream, makanya ketika dipinang, wanita suku Naulu akan diberikan kepala manusia oleh si pria.

Terakhir, tradisi ini dilakukan pada tahun 2005 lalu dimana ditemukan dua mayat manusia yang mati termutilasi dengan kondisi tanpa kepala. Walaupun sudah nggak ada persembahan kepala manusia sebagai mas kawin, beberapa warga masih percaya kalau persembahan kepala dapat menjaga rumah adat milik mereka. Kepala siapa ya kira-kira yang jadi korban?

4. Pemujaan Siluman Naga, Di Purbalingga.



Ritual mistis berikutnya adalah pemujaan siluman naga di Gunung Slamet, Purbalingga, tepatnya di air terjun keramat bernama Guci. Konon, terdapat siluman naga yang tinggal di air terjun tersebut dan ia bisa memberi kekayaan kepada siapapun yang menyembahnya. Mitos ini kemudian mendatangkan banyak peziarah yang ingin mendadak kaya.

Biasanya para pencari pesugihan ini membawa sesajen lengkap, seperti wewangian, kembang, dan tumpeng, untuk memancing siluman naga ini keluar. Tapi, ada ritual hitam yang dipercaya lebih manjur, yaitu dengan memberikan tumbal berupa nyawa. Ternyata untuk jadi kaya instan butuh “pengorbanan” lebih, ya?

5. Ritual Seks Bebas, Di Solo.



Masih tentang pesugihan, ritual di Gunung Kemukus wilayah Sragen ini termasuk nyeleneh dan nggak masuk akal banget. Sebagai salah satu tempat pesugihan paling terkenal di Indonesia, banyak orang yang penasaran ingin mencoba ritual aneh nan unik ini.

Ritual yang dimaksud adalah melakukan hubungan intim dengan orang yang nggak dikenal atau seks bebas. Bahkan, yang datang ke Gunung Kemukus nggak hanya para pencari pesugihan tetapi juga mereka yang penasaran dan iseng ingin mencoba ritual unik ini. Nggak heran deh kalau ritual Gunung Kemukus dimanfaatkan oleh wanita tuna susila untuk meraup keuntungan. Mau coba?


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.